Valve Secara Resmi Telah Mengumumkan Source 2

Source_engine_logo_orange

 

Sebagai salah satu bagian siaran pers yang dikeluarkan pada hari kemarin, Valve secara resmi telah mengumumkan Source 2, game engine generasi selanjutnya untuk company video game ini (valve). Berdasarkan yang telah diumumkan di pers, engine ini seperti pendahulunya akan dapat digunakan secara gratis untuk para game dan konten developer, membantu melanjutkan “dominasi PC sebagai sarana pembuat konten utama untuk bermacam media seperti game, film dan sebagainya” berkat pengumuman baru-baru ini tentang Unreal Engine 4 dan unity 5. Seperti yang telah diharapkan, Source 2 akan berfokus dalam meningkatkan produktivitas para creator/pembuat dan “user-generated-content”(konten yang terbuat oleh pengguna) dengan membuatnya lebih mudah digunakan daripada sebelumnya. Tanggal rilis Source 2 untuk sekarang belum diumumkan.

Seperti yang telah dispekulasikan, versi Source 2 yang kompatibel untuk Vulkan akan tersedia, membantu generasi berikut dari teknologi OpenGL, saat ini telah disiapkan untuk didiskusikan lebih detil lagi pada pembicaraan di GDC pada hari Kamis, 5 Maret 2015. Selain informasi mengenai Source 2, rilis pres yang berlangsung cukup lama ini mendiskusikan sejumlah topik-topik lain yang Valve tampilkan pada GDC minggu ini.

Topik ini termasuk pengumuman untuk Steam Link, sebuah perangkat kecil yang memungkinkan PC, Mac, dan Linux PC untuk stream beberapa atau hingga semua dari konten yang terhubung dengan Steam dalam Local Network yang sama dengan 1080p 60 hz pada latency yang rendah. Steam Link terlapor akan dibuat untuk tersedia pada November ini dengan harga $49.99 (sekitar Rp450,000) dan $100 (sekitar Rp900,000) untuk dibundle(dipaket) dengan Steam Controller di US(Amerika Serikat), dengan lebih bayak region yang akan siap diumumkan saat dekat dengan peluncuran.

10983-0b466adc1628d70e1ae85661198edc98

Teknologi baru lainnya juga telah diumumkan. Telah dikodenama “Lighthouse”, saat dilihat pada permukaan software ini untuk berfungsi sebagai komponen pelacak ukuran ruangan dari SteamVR, memungkinkan virtual reality headset seperti HTC Vive untuk melacak pergerakan dari sang pengguna pada real-time/waktu nyata. Lighthouse telah dilaporkan dapat dimasukkan ke dalam TV, monitor, headset, dan perkangat input lainnya.

Informasi yang lebih detil dapat dilihat pada rilis pers resmi GDC 2015, dan
http://www.steampowered.com/universe